Press "Enter" to skip to content

Variasi Sayap Beat Fi

Honda Beat FI pertama kali diluncurkan di tahun 2012, tepatnya pada tanggal 11 Oktober. Agar PGM FI berjalan dengan baik, ada berbagai komponen yang mendukung satu sama lain.

Jadi harga yang berlaku di wilayah lain mungkin mengalami perbedaan, tapi biasanya nggak akan terlalu jauh. Sebenarnya apa sih keunggulan teknologi PGM FI: Ini dia beberapa di antaranya:

Ini sesuai dengan EURO 3, sehingga udara di sekitar kita jadi nggak terpolusi. Honda Beat eSP dirilis pertama kali di tahun 2014, tepatnya pada tanggal 11 Desember.

Saat itu, diluncurkan Honda Beat PGM FI yang ditambahkan dengan fitur eSP dan ISS. eSP adalah singkatan dari Enhanced Smart Power, merupakan teknologi yang menjadikan proses pembakaran lebih efisien dan energi buang juga bisa dikurangi.

Lalu ada Offset Cylinder yang mampu mengurangi gesekan antara piston dan silinder.

Ada juga Roller Type Rocker Arm yang dapat mengurangi beban pegas katup. Melirik dari segi eksterior, Honda Beat FI dan eSP punya beberapa perbedaan. Lampu utamanya dibuat lebih besar di tengah dengan bentuk yang mirip Beat FI.

Beralih ke sisi interior, Honda Beat FI dan eSP juga memiliki beberapa perbedaan. Sedangkan Honda Beat eSP kapasitas tangki bahan bakarnya lebih besar sedikit yaitu 4.2 liter. Salah satunya adalah Beat eSP dilengkapi dengan kapasitas aki yang lebih besar. Setelah tahu apa saja perbedaan Honda Beat FI dan eSP, warian mana nih yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu?

Untuk metode pembayarannya, ada banyak pilihan yang bikin belanja jadi mudah.

Modif Honda BeAT, Square Jawara Kelas 150 cc

Square alias sama antara diameter x stroke piston, jadi kunci kemenangan drag bike kelas 155 cc. Tepatnya di Honda BeAT pacuan Ardiansyah Ucil dari tim Hariot Key Speed, Bandung. Juara 1 pada pentas adu kebut trek lurus di Harapan Indah, Bekasi beberapa waktu lalu. Tepatnya di Honda BeAT pacuan Ardiansyah Ucil dari tim Hariot Key Speed, Bandung.

Baca Juga  Soket Lampu Beat Fi

Juara 1 pada pentas adu kebut trek lurus di Harapan Indah, Bekasi beberapa waktu lalu. Konstruktor alias perancang mesin BeAT sanggup 8,61 detik di trek 201 meter ini, yaitu duet maut antara Rio Teguh dan Kentardima.

“Kapasitas silinder mencapai 153,2 cc,” jelas Rio Teguh yang anak dari mantan orang nomor satu di Jawa Barat itu. Untuk membuat square dengan hitungan diameter x stroke 58 x 58 mm, paling awal dicari piston dahulu.

Sehingga posisinya lebih mendem dan tidak perlu lagi pakai paking tebal untuk bisa naik stroke. Dan bagian itu memang Tetap harus digarap serius,” sambar Rio Teguh.Kepala silinder cukup menggunakan klep Honda Sonic.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *