Ojek online alias ojol jadi salah satu profesi yang sangat mengandalkan motor sebagai mode transportasi utama.
HONDA BEAT 2014, SURABAYA : SKUTIK CAFE RACER
Pria yang suka ngopi di Pacet saat weekend itu realisasi rangkanya sederhana, mirip dengan sket. Jelinya, desain tangki berkontur kepala cobra, lebar panjang dan tingginya dirancang proposional berbanding dimensi CVT. Sebab, pada bagian ini cover CVT-nya direfleksikan sebagai ruang transfer gasingan primer skunder via drive belt, seperti HD atau motor klasik Inggris.
Buntut tawon atau stoper pantat langsung didesain berbahan hard foam dan dibalut kulit aftermarket.
Bekas lubang tangkinya dimanfaatkan sebagai adaptor projie aftermarket dan bagian bawahnya ada day running led. Pertimbangan agar muat saat dicangkoki liner berdiameter luar 70 mm, muka crankcase didesain ulang dari cor las diral.
Cara ini juga diterapkan untuk menyiasati dimensi rantai camrat, agar mudah dikanibal dari Tiger. Maka cover kipas hanya sebagai kamuflase, pasalnya daleman berganti fly wheel atau magnet Tiger berikut dengan fulsernya.
Untuk membagi gas buang lebih rata dilepas dua knalpot, maka sistem bushing sok model Y sebagai distribusi diaplikasi. Dengan begitu, as roda yang berganti sebagai tumpuan gir depan gasingannya stabil dan simetris, kendati dipakai berakselerasi. Pada sektor adaptor stabilizer tak main-main, sebab Agus mendesainya macam hasil refleksi calter mesin. Untuk bahan jeruji dibuat dari steinless 14 mm, murni custom bagian naple dan drat serta mur penyetelnya.
Be First to Comment