Press "Enter" to skip to content

Pasaran Beat Karbu 2010

JAKARTA, KOMPAS.com – Segmen pasar sepeda motor skuter matik (skutik) memang masih ramai hingga saat ini. Salah satu nama yang masih eksis hingga belasan tahun di pasar skutik dalam negeri yakni Honda BeAT. Oleh sebab itu, pastikan Honda BeAT Karbu yang akan dibeli memiliki kondisi siap jalan.

Harga Motor Bekas Beat Karbu di 2023, Mulai 6 Jutaan Saja Loh!

Saat pertama kali diluncurkan, Honda Beat karbu mendapat sambutan baik dari konsumen motor di Indonesia. Pada saat peluncurannya Beat masih mengandalkan karburator dan tidak menggunakan teknologi Programmed Fuel Injection (PGM-FI). Namun Beat karbu masih menjadi incaran bagi pemburu motor bekas hingga saat ini.

Mudah mencari suku cadang asli dikarenakan bengkel Honda sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Setelah menyimak kelebihan dan kekurangan dari Honda Beat karbu di atas, Anda bisa menyimpulkan sendiri apakah masih worth it untuk dibeli atau tidak. Dirangkum dari berbagai marketplace online, Honda Beat karbu keluaran 2009-2012 dibanderol dengan harga kisaran mulai 6 jutaan rupiah saja.

Harga Seken Honda BeAT Karbu Relatif Stabil, Begini Ulasannya

Hingga saat ini, Honda BeAT masih menjadi incaran para pemburu motor bekas, khususnya versi karburator generasi pertama. Anda dapat melakukan pengecekan harga Honda BeAT melalui situs-situs jual beli kendaraan bermotor yang harganya masih dikategorikan dan tergolong tinggi sesuai dengan kondisi.

Honda BeAT Bekas Murah, Tahun 2008 Hingga 2019, Mulai Rp 4 Jutaan!

Otomotifnet.com – Harga Honda BeAT bisa dikatakan terjangkau untuk semua kalangan. Hadir sejak 2008 silam dan masih menggunakan sistem pengabutan karburator.

Baca Juga  Harga Filter Udara Racing Beat Karbu

Berlanjut hingga saat ini dan sudah menggunakan sistem injeksi bernama PGMFI eSP. (Baca Juga: BeAT, Vario, Fino, Xeon Sampai Skywave Seken, Piihan Motor Matik di Bawah Rp 5 Juta)

Sebab harganya juga terjangkau dan pas di kantong. Berikut harga Honda BeAT bekas dari generasi pertama (2008) hingga saat ini (2019):

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *