Press "Enter" to skip to content

Honda Beat Fi Lama

Meski kerap dicemooh sebagai motor matik murah, tapi kesuksesan yang diraih Beat tidaklah main-main. Dengan platform baru dan fitur-fitur yang semakin modern, Honda Beat eSAF bertahan hingga kini. Begitu pula setelah kena terpa isu rangka eSAF yang mudah karat dan patah.

Kamu harus tahu, Honda Beat bukanlah motor matik pertama yang dijual pabrikan berlogo sayap di Indonesia.

Produk pertama Honda di kelas skutik untuk pasar Tanah Air justru Vario 110 yang meluncur tahun 2006. Hanya saja, ketika itu penjualan Vario tidak terlalu laku dan masih kalah dari Yamaha Mio sebagai petahana. Ini sesuai dengan arti nama BeAT yang berasal dari kata bahasa Inggris yaitu Be Automatic, maknanya jadi otomatis. Terakhir atau generasi kelima, sejarah Honda Beat berlanjut dengan model eSAF (K1A) dimulai sejak 2020 hingga sekarang. Namun di sisi lain, mesin motor ini jadi mudah diotak-atik lantaran pakai karburator.

Dari segi desain sportif, Honda Beat keluaran pertama sukses mengambil pasar uniseks: laki-laki dan perempuan.

Ciri khas lain, lampu depan dan sein terintegrasi, semuanya masih pakai teknologi bohlam. Maka Beat facelift 2010 pakai sepatbor depan yang posisinya mendekat ke tameng dan lebih panjang.

Berbeda dengan dua pendahulunya, kali ini Honda menggunakan injeksi PGM-FI untuk sistem pengkabutan bahan bakar. Hal ini dikarenakan ukuran bagasi yang didesain lima kali lebih luas dari sebelumnya, agar bisa menampung banyak barang dengan kapasitas 11,2 liter. Hanya saja dimensi keseluruhan tetap dijaga ringkas, supaya asik diajak selap-selip di kepadatan jalan. AHM juga melengkapi kehadiran Honda Beat generasi kedua dengan pilihan varian baru yaitu CBS.

Inilah Beat pertama yang mengadopsi fitur CBS (Combi brake system), mengintegrasikan rem depan dan belakang dalam satu tuas. Berbagai teknologi modern disematkan, sebut saja ACG starter sehingga suara kasar ketika mengaktifkan mesin bisa diredam.

Baca Juga  Warna Kabel Positif Lampu Depan Beat Fi

BeAT eSP CW menampilkan desain velg racing sehingga tampak lebih sporty dan mudah dibersihkan. Terakhir adalah BeAT eSP CBS ISS yang dilengkapi dengan teknologi idling stop system.

Teknologi ini akan membuat mesin motor mati secara otomatis ketika berhenti lebih dari 3 detik. Dengan fitur ISS, Beat generasi ketiga diklaim mampu menghemat 9 persen bahan bakar dibanding model sebelumnya. Mengikuti tren terkini, desain stripe BeAT POP eSP terlihat lebih fun dan ekspresif. Tampilan BeAT POP eSP secara spesial disuguhkan untuk para remaja yang gemar mengekspresikan diri lewat ragam kegiatan.

Ada parking Brake Lock, fitur ECO indikator, ACG starter, dan standar samping otomatis. Karakter BeAT Street makin diperkuat dengan corak stripe yang lebih kekinian sesuai gaya khas anak muda. Oleh karena itu, berkendara dengan BeAT Street pun mampu membuat penampilan Anda di jalan lebih macho.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *