Bro dan sis sekalian….seperti yang kita tahu AHM menelurkan all new Beat eSP menggantikan mesin generasi sebelumnya. Memiliki mesin yang lebih efisien, ramah lingkungan serta bertenaga…..secara basis engine memang mirip.
Namun jika dibedah tuntas ternyata cukup banyak perbedaan dengan versi sebelumnya selain ACG starter serta ISS tentunya. POP serta versi sporty bisa dibilang sangat mirip kecuali desain.
Jadi nggak usah bingung dan rancu sebab bisa IWB tegaskan soal engine sami mawon. Dari presentasi sampeyan bisa lihat….sebagai perbandingan sisi tengah adalah old Beat FI.
AHM ternyata merevisi bagian headlamp, batok lampu, stop lamp, pijakan kaki, tutup kipas. Jika versi sebelumnya dibawah bagasi yang baru nempel dekat aki….
Untuk menunjang fitur ISS, aki versi eSP mempunyai kapasitas lebih besar yakni dari 3 Ah menjadi 5 Ah…..
Versi eSP menganut sistem push pull (dua kabel)….. Secara umum sama mzbro yakni 108.5cc dengan bore dan stroke identik. Namun untuk eSP memiliki kompresi lebih besar yakni 9.5 dari sebelumnya 9.2 : 1.
Begitu juga untuk silinder comp yang berubah dari sisi jalur pelumasan…. Selain itu pada crankcase kiri ditambah dengan sensor speed untuk mendukung kinerja ISS…. Material eSP menggunakan almu alloy yang diklaim lebih ringan Menyesuaikan konstruksi baru…..belt drive eSP lebih panjang menjadi 820mm (sebelumnya 803 mm).
Artinya…sangat mustahil untuk old Beat FI dijejali sistem ACG serta ISS sebab nyaris semua komponen kudu berubah.
Bingung Memilih Varian Honda Beat ? Kita Bahas Perbedaannya
Agar anda dapat membedakannya kami akan menjelaskan secara detail mengenai perbedaannya. Dengan fitur CBS ini juga dapat meningkatkan kenyamanan serta membantu pengendara pemula dalam melakukan pengereman yang tepat. Teknologi ISS ini akan otomatis mematikan mesin ketika kita berhenti lebih dari 3 detik. Teknologi ISS ini dapat mengurangi konsumsi pemakaian bahan bakar yang tidak perlu dan menurunkan emisi gas buang.
Kelebihan Honda BeAT eSP Dibanding BeAT Pendahulunya
Honda BeAT eSP nyaris terlihat sama dengan model sebelumnya, hanya ada sedikit sentuhan ubahan pada bagian turup setang dan dek bawah. Kedua tipe motor ini mengunakan kapasitas mesin yang sama yaitu 110 C akan tetapi pada tipe BeAT eSP sudah menggunakan teknologi eSP serta terdapat teknologi ISS (Idling Stop System) sehingga pemakaian bahan bakar menjadi lebih irit.
Untuk tipe BeAT lama pada 1 liter bahan bakar dapat menempuh jarak kurang lebih 58 kilometer.
Sedangkan untuk tipe Beat ESP yang menggunakan ISS pada 1 liter bahan bakar dapat menempuh jarak kurang lebih 63 kilometer.
Sedangkan pada tipe Honda BeAT eSP memberikan akselerasi lebih baik dengan catatan 12,6 detik untuk jarak 0-200 m dan kecepatan maksimum 94 km/jam.
Perbedaan Honda BeAT eSP, BeAT Fi, BeAT POP
Varian terbaru yang diandalkan di tahun 2015 adalah Honda BeAT eSP dan POP. Varian terbaru yang diandalkan di tahun 2015 adalah Honda BeAT eSP dan POP.
Seperti namanya, BeAT terbaru 2015 dibekali dengan teknologi eSP (enhanced Smart Power) yang kerja mesinnya mampu meminimalisir gesekan antar komponen di dapur pacu sehingga kerja mesin jadi lebih maksimal. Melalui pengujian diatas Dynotest, performa mesin eSP sedikit mengungguli BeAT injeksi Fi dengan top speed mencapai 94 km/jam. Sejauh ini, teknologi eSP baru dimiliki oleh Honda PCX 150 dan Vario Techno. Melirik sedikit ke belakang, desain cover kipas juga terlihat berbeda dengan BeAT Fi.
Step Floor – Perbedaan berikutnya ada di tampilan pijakan kaki / dek pengendara. Untuk dimensi luasnya memang terlihat sama dengan BeAT versi sebelumnya. Desain – konsep Honda BeAT eSP nampak lebih sporty dengan lekukan yang terlihat tegas.
Ada 3 Macam Mesin Honda BeAT, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Honda BeAT pertama kali meluncur di Indonesia pada 2008 untuk menjegal penjualan Yamaha Mio yang saat itu masih laris manis. Dari pertama keluar sampai sekarang di Honda BeAT ada 3 macam mesin yang dipakai dan memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing.
Untuk lebih jelasnya kita bedah sama-sama tiga macam mesin itu berikut kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mesin karburator ini juga kelebihannya mudah disetting dan sampai sekarang masih dipakai di balap matic race.
Namun model ini lebih menguntungkan karena setelah mesin hidup tidak ada beban gesek dari mekanisme sistem starter. Bedanya dengan generasi pertama, di versi ini mesinnya sudah menggunakan sistem injeksi PGM-FI sebagai pengabut bahan bakarnya.
Apa Bedanya Honda BeAT Terbaru Dengan Yang Lama, Nih Hasil Tesnya
Nah, BeAT baru yang platformnya sama dengan Honda Genio ini, Tim gunakan untuk berkendara harian. Rasanya pas untuk mayoritas tinggi badan orang Indonesia yang tak terlalu jangkung. Jok rendah, tingginya ke tanah cuma 740 mm, jadi mudah dijangkau oleh pengendara dengan tinggi sekitar 160 cm sekalipun.
Be First to Comment